Hidup Seimbang, Tak Gampang Minum Obat

By January 28, 2018 Kesehatan No Comments

Tidak sembarang minum obat, itulah yang sebaiknya diingat. Celakanya, pilihan metode pelangsingan badan dan obat yang dipilih, entah herbal atau jamu, tidak tepat. Selain tidak berkhasiat, sesudah diminum, jelek efek sampingnya. Ada juga yang betul berkhasiat, namun tidak aman di mata medis. Termasuk obat dokter juga. Tidak semuanya aman dipakai. Sudah sejak lama obat penekan nafsu makan dipakai untuk melangsingkan badan. Ada dua golongan yang sudah lama ditarik dari peredaran, yakni golongan phenfluramin dan penthermin. Keduanya dikenal sebagai golongan pen-phen, yang kini tidak boleh diresepkan lagi karena efek sampingnya jelek. Namun, beberapa produsen jamu nakal masih mencampurkannya ke dalam produkny  cara mengatasi rambut rontok, sebagai cara ampuh menguruskan badan.

Belum lama ini obat dokter golongan sibutramine, yang masih diresepkan dokter, sudah ditemukan efek jeleknya terhadap jantung dan pembuluh darah (Laporan FDA). Laporan ini menambah kewaspadaan kita dalam menerima obat pelangsing. Selain memperhatikan asupan makanan dan memahami nilai nutrisi, hidup perlu lebih seimbang kalau tidak ingin kegemukan. Tak cukup hanya mengurangi porsi makan kalau nyatanya tidak cukup bergerak badan. Tak cukup berdiet dan bergerak badan kalau masih tetap stres. Faktor stres juga bisa menambah kegemukan. Bagi semua ibu, ada imbauan agar menciptakan anak yang tidak gemuk juga tidak kurus, sejak kecil. Bayi lahir cukup 3 kilogram, dan bertumbuh ideal, sehingga waktu berumur 5 bulan cukup menjadi dua kali berat badan lahir. Umur setahun berat badan anak cukup menjadi tiga kali berat badan lahir.  Dan jangan sampai anda memiliki rambut rontok

Berat badan pada usia kanak- kanak hendaknya tetap terjaga, dengan mematok pada formula 8 + 2 (umur) Kg. Hal ini sebagai cara penghitungan kasar saja, untuk memantau agar berat badan anak berada di kisaran berat badan wilayah ideal itu. Sudah gemuk sejak kecil, le- bih sukar membuatnya menjadi kurus. Karena bukan saja jumlah selnya lebih banyak, ukuran sel- selnya juga lebih besar dari yang normal. Setelah dewasa, badan sebaiknya tetap terpelihara dalam zona berat badan ideal. Dengan mematok berat badan ideal, kenaikan atau penurunan berat badan yang mengendali- kan porsi makan kita. Termasuk aktivitas fisik dirancang cukup banyak. Bergerak badan harus secara rutin dan berkala.