Mengenali Gejala Awal Kehamilan Sebelum Telat Menstruasi

By January 5, 2018 Kesehatan No Comments

Setiap pasangan suami istri pastinya sangat mendambakan untuk bisa menimang buah hati tercinta bukan ? Sehingga berbagai persiapan pun tentu dilakukan jauh-jauh waktu untuk menyambut hadirnya si kecil di dalam keluarga. Termasuk juga memperhatikan seperti apa kondisi ibu yang bisa jadi merupakan gejala awal kehamilan dan penting untuk dikenali sebelum terjadinya keterlambatan menstruasi. Seperti yang diketahui bahwa telat menstruasi adalah gejala paling umum yang menandakan ibu sedang hamil. Nah, akan tetapi pada kenyataannya ibu dapat mengalami berbagai gejala sebagai tanda awal kehamilan yang bahkan gejala-gejala tersebut terjadinya sebelum telat menstruasi. Selain itu juga keterlambatan menstruasi sendiri pun bisa saja terjadi karena disebabkan oleh faktor lain, bukan karena tanda bahwa ibu sedang hamil.

gejala awal kehamilan

Tentu saja mengenali seperti apa gejala awal kehamilan dengan sedini mungkin merupakan hal yang penting. Dengan begitu, ibu dapat segera memeriksakan kondisi ibu untuk melakukan tes kehamilan dan memastikan bahwa memang ibu sedang hamil. Sehingga berbagai persiapan juga bisa ibu lakukan bersama dengan ayah dan bersama keluarga. Tidak terkecuali dalam menyiapkan perlengkapan bayi seperti dengan menyediakan aneka produk dari Zwitsal Baby sebagai produk perawatan bayi yang berkualitas. Nah, langsung saja kalau begitu, berikut ini beberapa gejala awal kehamilan yang umumnya akan ibu rasakan sebelum terjadinya keterlambatan menstruasi :

Kram Perut – pertama adalah kram perut. Kram perut yang terjadi sebagai gejala awal kehamilan ini punya ciri khas, yakni perut bagian bawah yang terasa kencang dan umumnya terjadi tidak terlalu hebat, hanya ringan saja. Kram perut terjadi sebagai tanda ibu hamil ini dikarenakan berhentinya produksi hormon progesteron dari luteal usai adanya plasenta maupun dikarenakan peregangan pada otot rahim lantaran adanya janin.

Perubahan Pada Area Kewanitaan – perubahan tersebut sendiri berupa warnanya yang nampak lebih pucat ataupun lebih gelap. Biasanya juga di awal kehamilan ibu akan mengalami kondisi dimana area kewanitaan mengeluarkan cairan yang seperti cairan keputihan dan cairan tersebut sendiri asalnya adalah dari cervical mucus karena pembuahan.

Buang Air Kecil Lebih Sering – gejala awal kehamilan lainnya yang dapat diperhatikan adalah ibu mengalami kondisi dimana frekuensi buang air kecil meningkat dengan lebih sering. Hal ini muncul sebagai tanda karena di awal kehamilan tubuh ibu sedang beradaptasi dengan adanya janin yang berupa peningkatan volume dalam darah serta ginjal yang bekerja lebih leras sehingga memicu ibu untuk lebih sering buang air kecil.

Lebih Sensitif dengan Bau – pada awal kehamilan, ibu juga bisa mengalami gejala berupa lebih sensitif terhadap bau, yang mana ibu tidak suka dengan aroma-aroma terlalu menyengat yang bahkan sebelumnya aroma tersebut biasanya saja untuk ibu ketika belum hamil. Sensitif terhadap bau ini mung membuat ibu juga lebih mudah merasakan mual.

Muncul Bercak Darah – munculnya bercak darah juga merupakan hal yang perlu ibu perhatikan karena bisa jadi ini merupakan gejala awal kehamilan. Bercak darah ini biasanya bewarna merah muda maupun warna coklat dan umumnya tidak sampai terjadi pendarahan. Berbeda halnya dengan bercak darah yang muncul menjelang menstruasi yang kemudian berlanjut dengan pendarahan karena menstruasi.

referensi artikelĀ https://www.zwitsal.co.id/momen-pertama/gejala-awal-kehamilan-yang-juga-dapat-dirasakan-oleh-ayah