Inilah Keraton-Keraton Yang Masih Berdiri Di Yogyakarta

By January 23, 2018 Wisata No Comments

wisata jogja 4 hari 3 malam

Sebagai sebuah daerah istimewa, Yogyakarta merupakan daerah yang dipimpin oleh seorang raja dari Kraton Yogyakarta. Raja tersebut otomastis menjadi gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Gubernur. Sedangkan untuk wakil gubernur otomatis dijabat oleh raja dari Pura Pakualaman. Keistimewaan tersebut berlaku dari Indonesia merdeka dan masih bertahan hingga sekarang. Sekarang yang menjadi gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Sultan Hamengkubuwana X raja dari Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat dan wakil gubernur adalah Paku Alam X raja dari Pura Paku Alam.

Dari informasi mengenai pemimpin DI Yogyakarta tersebut kita tahu bahwa di Jogja terdapat dua kraton yang di pimpin oleh rajanya masing-masing. Bagi wisatawan tentu tidak asing lagi dengan Keraton Yogyakarta. Keraton ini merupakan sebuah kerajaan terbesar yang aa di Jogja yang masih eksis hingga sekarang. Keraton Jogja juga menjadi ikon dari daerah ini. Sebaliknya tidak banyak yang tahu mengenai Paku Alaman yang juga merupakan sebuah kraton di Jogja. Ketidak populer Paku Alaman dikarenakan kraton ini tidak sebesar Kraton Yogyakarta wilayahnya serta berada di bayang-bayang saudara tuanya tersebut. Di artikel ini kami akan menjelaskan secara singkat mengenai kedua kraton tersebut, berikut penjelasan singkat dari kami:

1.       Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta terbentuk akibat pasca Perjanjian Giyanti Pada 1755 yang memecaha Kesultanan Mataram menjadi dua. Perjanjian tersebut menyebabkan terbentuknya 2 kesultanan yaitu Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta. Raja Kraton Yogyakarta yang pertama adalah Pangeran Mangkubumi yang kemudian mendapat gelar Hamengkubuwana I. Setelah membuka lahan di antara Sungai Winongo dan Sungai Code beliau pun mendirikan sebuah keraton dibantu oleh para pengikutnya dan sekarang kraton tesebut menjadi cikal bakal Kota Yogyakarta.

Saat ini keraton sebagian kawasannya dibuka untuk umum sehingga masyarakat biasa bisa masuk dan menyaksikan kemegahan dari kraton ini. Beberapa bangunan di keraton digunakan sebagai museum agar masyarakat dapat melihat dan menyaksikan peninggalan-peninggan kraton yang tidak ternilai harganya dari awal berdiri hingga sekarang.

2.       Pura Pakualaman

Keraton kedua adalah Pura Paku Alaman. Keraton ini merupakan pecahan dari Kraton Yogyakarta. Pura Pakualaman diberi status kadipaten atau setara kabupaten. Berdiri pada tahun 1813 oleh Pangeran Natakusuma yang merupakan putra dari Hamengkubuwana I, keraton ini masih berdiri hingga sekarang. Wisata jogja 4 hari 3 malam – Walau hanya berstatus kadipaten namun Keraton Pakualaman juga memiliki sebuah istana dan juga memiliki banyak peninggalan yang bisa disaksikan oleh para wisatawan yang datang ke keraton ini. Keraton Pakualam tidak seramai keraton Yogyakarta tapi layak untuk dikunjungi wisatawan yang menyukai sejarah Jawa.

Kedua keraton tersebut merupakan harta yang tidak ternilai bangi Jogja. Sehingga wajib untuk dilestarikan keberadaannya. Selain itu kedua keraton tersebut juga menjadi daya tarik wisata di Jogja.